Lanjut ke konten
Jurnal Dayat Piliang

Jurnal Dayat Piliang

  • Telegram
  • Twitter
  • 2026-06-07

    (97) Menghitung Hari

    Sebelas hari lagi! Aku dan pasanganku sedang merencanakan pertemuan untuk menciptakan kenang yang tak akan pernah bisa kami lupakan; kami akan bertemu dan berlibur di Thailand! Tiga bulan lebih. Itulah usia hubungan kami. Memang masih terbilang baru; seperti sungai kecil yang baru lahir dari mata air di tengah lembah; airnya tenang dan jernih, namun air…

  • 2026-06-07

    (96) Disiplin Membaca

    Belakangan ini, aku kembali melatih diri membangun minat baca agar bisa lebih disiplin lagi. Iya, seperti aku yang dahulu; bertahun-tahun yang lalu. Aku sadar, kepala itu harus terus diisi agar tidak mati dan membaca adalah salah satu cara agar kita bisa lebih peka dengan lingkungan sekitar, sehingga ada banyak hal yang bisa kita imajinasikan dan…

  • 2026-06-07

    (94) Menghilang

    Sebagai orang yang cukup aktif berselancar dan konsisten menulis di media sosial, terbilang banyak orang yang dahulu mengenaliku; membaca tulisan, kutipan, atau setidaknya beberapa postinganku pernah lewat di beranda orang-orang. Iya, itu dulu. *** Sebenarnya, jika aku tetap menulis dan menggunggahnya ke publik, masih ada yang mau membaca rangkaian kata itu; meski tidak sebanyak dahulu…

  • 2026-06-07

    (93) Masih Mencoba Konsisten

    Sulit. Nyatanya, membangun konsistensi tidka semudah itu. Pada jurnal sebelumnya, aku berkomitmen untuk menulis 1.000 postingan di Medium. Namun, bagaimana itu bisa dicapai kalau sejak akhir Desember saja, aku tak menunaikan janji ke diri sendiri. *** Sisi perfeksionis itu masih ada. Itu yang barangkali menghambat dan membuatku tak lagi rutin menulis setiap hari. Sisi perfeksionis…

  • 2026-06-05

    (92) Menikah Merampas Merdeka

    Ketika sedang gencar-gencarnya menulis dan menumpahkan segala macam bentu ekspresi diri pada akun Instagram, aku pernah mengunggah satu gambar yang berisikan kutipan dari Seosilo Toer, begini kutipannya: “Aku merdeka dan aku tidak ingin lekas-lekas kemerdekaanku dirampas karena perkawiinan.” Tak lama setelah aku mengunggah kutipan itu menggunakan fitur instastories, ada banyak pembaca mulai bersangka-sangka kalau aku…

  • 2026-06-05

    (91) Menantang Diri Menulis 1000 Postingan

    Pada jurnal sebelum ini, pernah kujelaskan kalau aku punya keinginan untuk menulis kembali dan menerbitkan buku yang kelak akan tersebar ke seluruh penjuru. Keinginan itu, bukanlah keinginan semu. Aku sedang persiapkan diri untuk momen itu; momen di mana aku menikmati masa-masa jaya; masa di mana aku punya besar semangat produktif yang begitu membara. *** Banyak…

  • 2026-06-05

    (90) Pemikiran dan Prinsip yang Aku Sesali

    Dalam hidup, kita semua tentu punya penyesalan; kesempatan yang tak kita ambil, prinsip yang salah, dan yang barangkali hal yang buat kita larut pada penyesalan tiada akhir. Begitu juga denganku. Satu dari banyaknya hal yang kusesali di umur segini, aku tak pernah menabung dan tak pernah mempersiapkan masa depan seperti pada umumnya orang-orang; berkarir, menabung,…

  • 2026-06-05

    (89) Menjadi Orang Asing Setiap Hari

    Setelah pandemi korona membaik, aku butuh banyak kegiatan agar punya cerita tuk dituliskan. Untung saja kala itu salah satu sepupu mengajakku tuk terlibat dalam kegiatan sosial menyalutkan 6.000 Al-Qur’an kepada Hafiz Qur’an yang ada di ranah minang. *** Agenda kegiatan tersebut akan terselenggara pada awal tahun 2022, tapi, aku sudah dilibatkan dalam fase perencanaan dan…

  • 2026-06-05

    (88) Mengulang dari Awal Tidak Terlalu Buruk

    Seperti yang pernah kutuliskan dalam jurnal sebelumnya, kurang lebih sepuluh tahun yang lalu, aku telah putuskan tuk jadi seorang penulis penuh waktu; dan itu kulakukan dengan sungguh-sungguh, hingga pada akhirnya membuahkan hasil yang terbilang lebih dari cukup. Aku punya karya tulis dalam bentuk buku yang pernah tersebar di seluruh toko buku yang ada di Indonesia,…

  • 2026-06-05

    (87) Khawatir Akan Masa Depan

    Semakin dewasa usia, makin banyak kekhawatiran dalam kepala; salah satunya tentang akan seperti apa masa depan nanti. Sudah di umur yang segini, aku masih saja terjebak dalam kekhawatiran seperti remaja-remaja yang mulai menginjak fase dewasa. Barangkali ini terjadi karena aku terlalu santai dalam menjalani kehidupan; tidak punya tanggungan itu dan ini yang buat aku merasa…

  • 2026-06-05

    (86) Perfeksionis Itu Membunuhku

    Barangkali, antara kita, ada yang pernah mendengar sebuah analogi yang sering digunakan sebagai contoh kenapa perusahaan besar jauh lebih sulit untuk berubah dibanding dengan perusahaan kecil yang sedang merintis. Analoginya: kapal besar dan perahu kecil. Alasan kenapa perusahan besar sulit untuk berubah, karena, ibarat kapal pesiar raksasa, butuh waktu lama kapal untuk berbelok arah sepenuhnya.…

  • 2026-06-04

    (85) Membangun Kebiasaan Menulis

    Mari kita kembali ke tahun 1990, ketika Dilan berkata pada Milea kalau rindu itu berat. Benarkah? Tentu relatif. Akan tetapi dalam kesempatan kali ini, aku ingin jadi orang yang tak asik dengan membanding-bandingkan apa yang jauh lebih berat dari rindu; yaitu membangun konsistensi menulis. *** Dalam kehidupan yang kujalani saat ini, membangun konsistensi menulis jauh…

  • 2026-06-04

    (84) Niat Saja Tidak Cukup

    Karena terpantik Uda Ivan Lanin yang aktif menulis setiap hari di Medium, aku pun sedang berusaha membangun konsistensi dalam menulis. Mulai hari ini, akan kutuliskan banyak hal; mulai dari yang sederhana, personal, atau apapun yang ada di kepala yang ingin ditumpahkan. Intinya, aku harus terus menulis agar otak tidak mati, sekaligus bisa menjadi saranaku merenung…

  • 2026-06-04

    (83) Mimpi Sudah Diraih, Lalu Apa?

    Apa yang akan kamu rasa ketika mimpi yang didamba akhirnya menjadi nyata dan bahkan jadi lebih besar dari yang kamu duga? Senang?Bahagia?Angkuh?Atau biasa saja? *** Pagi ini, dengan persiapan seadanya, aku ingin kembali melakukan perjalanan mingguan; mencari tempat kopi di tempat yang jauh dari tempat tinggalku. Setelah menyantap sarapan dengan lele goreng yang nasinya dilumuri…

  • 2026-06-04

    (82) Merayakan Hari Lahir dengan Kesepian

    Bagaimana jika di hari ulang tahunmu, tidak ada satu orang pun yang ingat dan tak seorang pun yang merayakannya? Inilah ceritaku tentang aku yang tidak pernah dirayakan. *** Saat aku menuliskan ini, aku sedang merayakan ulang tahunku yang kesekian seorang diri. Aku merayakannya dengan menikmati secangkir peach tea di sebuah kedai teh sederhana di perbatasan…

  • 2026-06-04

    (81) Berkendara di Negara Orang

    Belum lama aku tiba di kedai kopi kota ini, hujan langsung mengguyur membasahi seluruh jalanan. Sejuk yang hadir menjadi sesuatu yang patut aku syukuri, namun kesal mendadak muncul sesaat kuingat kalau aku baru saja mencuci motor pagi tadi. Sungguh $1.25 terbuang sia-sia. *** Lebih kurang dua jam waktu yang harus kutempuh menuju pusat kota dari…

  • 2026-06-04

    (80) Aku Melewatkan Banyak Kesempatan

    Benar kata Falen. Seorang editor salah satu penerbit besar di Indonesia itu mengatakan kalau kepalaku terlalu rumit berpikir; yang buat segalanya jadi terhambat. Mestinya, aku sudah menjadi penulis besar saat ini; penulis produktif yang sudah melahirkan belasan karya; yang semuanya terpampang jelas di rak-rak toko buku ternama. Namun apa daya, kini semua telah sirna dan…

  • 2026-06-04

    (79) Orang Paling Baik di Dunia?

    “Terima kasih, ya. Selama ini kamu selalu dukung aku. Bersyukur banget tau karena aku udah dikasih orang paling baik di dunia.” Sesaat setelah pesan singkat itu kubaca, aku menangis haru. Sudah lama air mataku tak tumpah, sudah lama hadirku tak pernah dihargai sebegininya. Lakrimasi air mata itu akhirnya kembali bekerja setelah sekian lama; menghadirkan secercah…

  • 2026-06-04

    (78) Tak Maukah Kau Jadi Orang yang Beruntung Itu?

    “Beruntung banget tau orang yang dapetin kamu nanti.” ujarnya pada suatu malam di warung sate padang terenak di kota kecil ini. Apa yang paling kau harapkan saat hatimu sedang mencintai seseorang? Tentu kebersamaan. Ketika sedang jatuh cinta, kita sangat menginginkan kebersamaan dengan seseorang yang dicinta. Entah sekadar berpapasan atau duduk berdua untuk waktu yang lama.…

  • 2026-06-04

    (77) Durian Termanis yang Pernah Kucoba

    Di balkon asrama itu, aku tersenyum menikmati sebiji durian beku pemberianmu. Sebuah pemberian yang kita dahului dengan perdebatan kecil tentang siapa yang akan bergerak mengambil; apakah kamu yang akan turun dan mengantarkannya padaku atau aku yang naik ke lantai atas dan mengambilnya langsung ke kamarmu. Kamu bersikeras untuk turun sendiri sembari bertanya apakah ramai orang…

  • 2026-05-17

    (76) Hidup Harus Punya Berani

    Kini, aku tinggal dan menetap di perbatasan antara dua negara yang masih terbilang kalah dan tertinggal dari Indonesia; setidaknya dalam peringkat GDP atau pendapatan negara. Tidak banyak yang mengetahui hal ini. Bahkan keluargaku tak kuberitahu kalau sekarang aku berkelana merantau ke tempat yang lebih jauh. Bukan apa-apa, memang aku tak begitu akrab dengan keluarga sampai-sampai…

  • 2026-05-17

    (75) Memang Ada Makan Siang Gratis?

    Siang itu, New Orleans sedang terik-teriknya. Di ujung jalan terlihat seorang pemuda memasuki sebuah bar, tepat selepas ia melihat spanduk promosi bertuliskan ‘Makan siang gratis untuk semua, tanpa syarat dan cuma-cuma.’ Pemuda itu akhirnya duduk menunggu hidangan gratis yang akan masuk mengisi perutnya yang sudah kosong sedari pagi. Tak lama, pramusaji datang menghidangkan kentang goreng…

  • 2026-05-05

    (74) Idealis vs Realistis

    Halo, kembali lagi kita dalam Jurnal Dayat Piliang, sebuah tulisan yang kubuat untuk mencatat apapun yang terjadi dalam hidupku. Mungkin tulisan ini tidak menarik untuk dibaca olehmu, tapi ini tetap akan kulakukan demi perlawanan melawan lupa ketika usia menua; dan melawan rasa malas pada diriku agar tak hilang skill menulis yang perlahan mulai terkikis. Pagi…

  • 2026-04-20

    #73: Pengalamanku Menjadi Seorang Mahasiswa

    Kembali lagi dalam Jurnal Dayat Piliang, sebuah tulisan yang aku khususkan untuk mencatat hal-hal yang terjadi dalam hidupku. Tulisan ini mungkin tidak begitu penting untuk kamu baca, tetapi ini tetap harus kulakukan demi perlawanan melawan lupa yang akan terjadi jika aku semakin menua. Kalau kemarin aku menceritakan kenapa aku membicarakan politik, di tulisan kali ini…

  • 2026-04-19

    #72: Kenapa Aku Bicara Politik?

    Sesuai dengan janji pada postingan pertamaku di Medium, aku akan kembali aktif menulis jurnal; sebagai sarana latihanku agar skill menulis tidak kian tergerus. Dan aku akan memanfaatkan fitur ‘artikel’ dari Twitter ini untuk mempublikasikan jurnal harianku. Mungkin tidak ada yang bertanya-tanya kenapa beberapa bulan belakangan ini aku gencar ngomongin politik di sosial media; terutama Twitter…

  • 2026-04-19

    #71: Penulis yang Tidak Lagi Produktif

    Sejujurnya, aku bingung dengan keadaanku saat ini. Sebagai seorang penulis, aku tidak lagi produktif. Bertahun-tahun setelah buku Distraksi Patah Hati terbit dan rilis, tidak ada satu pun buku yang bisa kuselesaikan; dan aku benar-benar membenci fakta kalau diriku terlalu banyak membuang waktu karena terlalu larut pada perasaan sedih, kecewa, dan depresi yang semakin menjadi. Produktifitas…

  • 2025-11-03

    #70: Kepala yang Riuh Penuh Setiap Malam

    Overthinking, sudah menjadi bagian dari masyarakat modern. Termasuk aku. Pada masa-masa quarter life crisis dulu, hampir setiap malam kepalaku penuh dengan pikiran, pertanyaan, dan bayangan akan masa depan. Rasa bingung itu kunikmati sendirian, sebab aku tak punya guru untuk membimbing dan ayah untuk mengarahkan. Maklum, aku lahir dari keluarga yang acak-acakan. Istilah kerennya, broken home,…

  • 2025-10-31

    #69: Catatan dari Tempat yang Tak Ingin Kusebut

    Tak semua orang tahu tentang keberadaanku saat ini. Bukan, aku bukan sedang kabur menghindari penagih hutang. Aku juga tidak punya riwayat terjerat pinjaman online, karena aku bukan tipikal orang yang mudah berhutang jika bukan dalam keadaan benar-benar terdesak; bahkan jika terdesak pun, untuk sekadar meminjam saja, malu rasanya. Saat ini aku sedang mencoba kehidupan baru;…

  • 2025-10-26

    #68: Menulis Sebagai Cara untuk Pulang

    Selepas lulus dari Sekolah Menengah Pertama, aku sudah pergi jauh keluar dari rumah; lahir dan besar di Kota Medan, aku melanjutkan pendidikanku di Pulau Dewata. Dan, ya, setelah itu aku benar-benar jauh dari rumah Bukan dalam arti tempat saja, tapi juga arti hidup. Memang, aku masih bisa tersenyum, tertawa, bicara, juga hidup; namun entah mengapa…

  • 2025-10-25

    #67: Alasan Kenapa Aku Sempat Berhenti Menulis

    Seperti yang selalu kutuliskan di sini, aku pernah merasakan momen ketika menulis bukan lagi tentang menuangkan isi hati, tetapi tentang memenuhi ekspektasi; bukan lagi tentang kejujuran, tetapi tentang pembuktian; bukan lagi tentang memahami diri sendiri, tetapi tentang seberapa indah kata-kata itu terlihat di mata orang lain. Memang, aku masih menulis. Tapi semua terasa hambar, seperti…

  • 2025-10-25

    #66: Kembali ke Blog Pribadi, Menulis Bebas Tanpa Takut Dihakimi

    Aku pernah berjaya. Meski tak seberapa, tapi itu benar-benar menghancurkan diriku sendiri sebagai manusia yang apa adanya, Di masa itu, aku terlalu larut pada sorotan mata hingga melupakan niat awalku. Makin hari, aku semakin larut dan sibuk ingin terlihat hebat sampai lupa tujuan awalku menulis dan menjadi penulis. Likes, komentar, dan validasi manusia yang tidak…

  • 2025-10-21

    #65: Jika Dunia Ini Hanya Punya Sedikit Orang Seperti Timothy

    Di kehidupan yang brengsek ini, ada orang-orang yang lahir dengan kelembutan hati yang tidak sejalan dan seirama dengan zaman; mereka yang menatap dunia dengan hati bersih, namun sayangnya dunia menatap balik mereka dengan taring dan cakar, siap sedia menerkam siapapun yang tidak sama dan tidak sejalan. Timothy Anugerah Saputra namanya, seorang anak mudah yang tak…

  • 2025-10-18

    #64: Kita Tidak Harus Selalu Punya Jawaban

    Sepucuk kabar dari grup WhatsApp Kapitulis itu tiba-tiba saja masuk lewat notifikasi, “Teman-teman, Mas Agus telah berpulang…” Aku terdiam cukup lama selepas membaca pesan itu; seseorang yang pernah memberikan kepercayaan untuk menerbitkan buku di penerbit yang ia pimpin, berpulang tiba-tiba tanpa aba-aba. Mas Agus adalah pimpinan redaksi salah satu penerbit yang cukup ternama di Indonesia;…

  • 2025-10-16

    #63: Tugasku Berjuang, Selebihnya Biarlah Semesta yang Bekerja

    Menata hidup di negeri yang asing itu tidak semudah yang dikira. Setiap pagi aku menyalakan motor, menembus jalanan penuh debu ketika panas dan penuh lumpur saat musim hujan; demi sampai ke sebuah tempat di mana aku bisa menukar waktu, tenaga, dan pikiran dengan pundi-pundi dollar. Semua ini kulakukan agar kelak masa depan yang coba kutata…

  • 2025-10-14

    #62: Adakah yang Benar-Benar Butuh Membaca Tulisanku?

    Di negara yang asing ini, aku kembali memutar gas motorku. Melaju di tengah ramainya kota dan menuju bangunan megah pusat perbelanjaan yang cukup sering dikunjungi oleh orang-orang Indonesia. Tapi, aku tidak berbelanja. Aku hanya menghabiskan waktu bergelut dengan isi kepala di kedai kopi yang menyatu dengan toko buku; tepat di hadapan layar kosong iPad, alat…

  • 2025-08-05

    #61: Aku Pernah Berjaya, Lalu Terjebak Dalam Standar yang Kuciptakan Sendiri

    Pernah ada masa di hidupku ketika semuanya terasa berjalan sempurna. Masa-masa jaya itu, singkat memang, tapi entah kenapa dampaknya panjang sekali rasanya. Sampai sekarang pun, kadang aku masih merasa terjebak di dalam bayang-bayangnya. Iya, aku belum sepenuhnya pulih. Sisa-sisa masa itu seperti hantu yang terus menagih sesuatu dariku; standar, ekspektasi, dan tuntutan yang bahkan tak…

  • 2025-08-04

    mengapa kita harus memaksakan standar kita ke orang lain? kita benar-benar paham atau berlagak pintar?

    riuh ramai media sosial, tak habis-habis bikin kita geleng-geleng kepala. siang ini, lewat satu postingan di Threads. isinya? seorang ibu yang beragama islam hendak memasukkan anaknya ke sekolah Katolik. menurut ibu tersebut, sekolah Katolik benar-benar berhasil membuat anak disiplin dan punya toleransi yang tinggi pada sesama, juga yang berbeda. ibu tersebut sedang mempertimbangkan pendidikan yang…

  • 2025-08-03

    tidak sedang berusaha terlihat cerdas setiap hari, hanya ingin konsisten untuk jujur pada diri sendiri

    seperti yang aku ceritakan pada tulisan-tulisan sebelumnya, aku sedang melatih konsistensiku untuk menulis setiap hari. tapi, kepala tidak selalu dipenuhi inspirasi. sebenarnya, ada banyak yang ingin aku tumpahkan. tentang hal-hal pribadi, bahkan sampai kesewenang-wenangan pemangku jabatan dalam membuat kebijakan. tapi, aku coba sejenak menahan diri untuk tidak terlalu gegabah dalam menulis tanpa melakukan riset sederhana.…

  • 2025-08-02

    happy girlfriend day, untuk pasanganku yang paling aku cinta

    aku bukan tipikal orang yang suka merayakan itu dan ini; bahkan untuk hari ulang tahunku sendiri. aku benar-benar menghindari. setiap tanggal ulang tahunku, seringkali aku menghindar dari riuh ramai orang-orang sekitar. melakukan perjalanan jauh, menyendiri, berkontemplasi, dan kemudian menumpahkannya ke dalam tulisan. tapi, kini, situasinya berbeda. aku sudah tidak lagi sendiri. aku mulai melakukan perayaan…

  • 2025-08-01

    rekening, tanah, dan rakyat yang menganggur; mana yang lebih dipedulikan pemerintah?

    setelah ucapan pewaris dan perintis dari seorang bocah ramai diperdebatkan di media soial; kini muncul topik yang benar-benar membuat getir rakyat bertambah parah. seperti biasa, aku coba lebih objektif dalam menilai sesuatu dan tidak berusaha berpihak pada salah satu narasi antara pro dan kontra. di bawah kepemimpinan rezim Prabowo Subianto, negara lagi sibuk berbenah habis-habisan…

  • 2025-07-31

    kalau sama mood aja kita tumbang, bagaimana kita bisa bertahan saat hidup benar-benar menyerang?

    kemarin, aku bercerita tentang diriku yang berleha-leha dan hanya menghabiskan waktu libur dengan scrolling sosial media. tak ada yang salah memang; wajar-wajar saja. dan sangat-sangat manusiawi. seperti kataku pada postingan sebelumnya; tidak harus produktif setiap waktu. tapi, aku merasa bersalah. iya, meski kemarin selepas menulis tulisan sebelumnya aku langsung balik ke asrama kantor dalam keadaan…

  • 2025-07-30

    hari ini aku tidak produktif, maaf ya.

    hari ini aku punya waktu luang yang banyak, sebab setiap Rabu aku tidak memiliki jadwal apa-apa. namun, biasanya aku tetap bangun dan bangkit pada pagi hari seperti hari-hari lainnya. itu kujadikan kebiasaan, agar tubuhku terbiasa bangun, bangkit, dan berkegiatan di pagi hari. jadi, tidak ada hari di mana aku tidak produktif dan bermalas-malasan. bukan karena…

  • 2025-07-29

    ribut-ribut perihal perintis dan pewaris, padahal yang mestinya kita lakukan ialah menghadapi dan menjalani

    akhir-akhir ini, linimasa sosial media di ramaikan dengan pembahasan tentang hal yang sudah sering diperdebatkan berulang-ulang. pembahasan itu meliputi dua kata; pewaris dan perintis. lagu lama yang dikemas dengan cover baru. semua bermula dari potongan video bocah kecil; dengan wajah tenang dan nada percaya diri, dia berkata hidup sebagai perintis itu menyenangkan. tak ada jaminan,…

  • 2025-07-28

    gunakanlah energimu untuk hal yang berguna daripada ngomongin masalah dan drama selebritis

    berapa banyak energi, waktu, dan atensi yang kita gunakan untuk hal-hal yang tidak membangun hidup kita? aku menulis ini bukan berarti aku orang suci yang selalu melakukan hal benar setiap saat. gosip? iya, itu juga aku lakukan. biasanya ini disela-sela perbincangan kecilku dengan pasangan. hanya sekelebat saja; semacam ice breaking, karena saat kami berbincang, kami…

  • 2025-07-27

    ternyata resah adalah kunci dari berkarya

    aku bukan terlahir dari keluarga yang berada, tak harmonis, dan tidak hangat seperti orang-orang pada umumnya. meski aku pernah bersekolah di pulau dewata, bukan berarti aku hidup dalam gelimang harta. tapi, aku tidak akan membanding-bandingkan kesusahan hidup dengan orang lain; apalagi kamu yang membaca tulisan ini. kita semua punya sulit-sulit yang bikin kita menderita dan…

  • 2025-07-26

    tidak terganggu jika ditanya kapan menikah

    aku yang hari ini, jelas berbeda dengan aku yang lalu. dan aku merasakan kalau makin hari diriku semakin bertumbuh. baik dalam sikap, skill, dan bahkan kematangan emosi. iya, aku tahu terkesan memuji diri sendiri. tapi, bukankah itu harus kita lakukan agar kita bisa mengevaluasi diri secara lebih objektif dengan menetapkan indikator-indikator tertentu. pagi ini, pasanganku…

  • 2025-07-25

    perang antara thailand dan kamboja; dan hal-hal yang mestinya menjadi renungan kita bersama

    aku punya keyakinan, selama kita tinggal jauh dari garis perbatasan, perang tak akan pernah menyentuh kita. tapi saat pagi ini aku membaca berita seorang anak berusia delapan tahun tewas karena serangan roket yang menghantam pemukiman di Sisaket, aku tahu kalau tak ada tempat yang benar-benar aman dari ego manusia. konflik kedua negara ini pecah tepat…

  • 2025-07-24

    melewati jalan berlumpur dan bagaimana cara kita mengendalikan diri agar tak tergelincir dan kecipratan

    sudah beberapa hari, negara ini dilanda hujan. aku yang tinggal di distrik pinggiran perbatasan negara, harus dihadapkan dengan keadaan daerah yang masih berkembang dan sedang banyak pembangunan di mana-mana; menjadikan daerah ini dikuasai oleh debu ketika panas terik dan lumpur saat hujan. di sini, aku bekerja. dan pulang perginya aku harus menempuh perjalanan sekitar sepuluh…

  • 2025-07-23

    angka-angka sifatnya sementara, tapi konten yang bermakna akan berdampak selamanya

    kita hidup di era semua sibuk membicarakan angka-angka. berapa views-nya? berapa like-nya? banyak tidak komentarnya? sejauh apa jangkauannya? dan sejenisnya. semua fokus pada sesuatu yang sebenarnya singkat dan fana. jadi tak perlu dalam dan punya makna, asal bisa viral itu tujuannya. padahal kalau kita lihat ke belakang, ada begitu banyak hal yang viral lewat singkat…

  • 2025-07-23

    orang lain boleh marah padaku, tapi kalau aku marah dibilang baperan dan dianggap tak tahu diri

    kejadian ini pasti sering dirasakan oleh orang-orang yang punya sifat tidak enakan. ketika orang menunjukkan ketidaksukaannya pada sesuatu yang sedang kita lakukan, kemudian bermuka masam, kita memberikan pemakluman karena barangkali memang kita yang salah atau mood-nya sedang tidak baik-baik saja. tapi, bagaimana kalau kita berada di posisi tersebut? tidak semua bisa berlaku sama dengan apa…

  • 2025-07-22

    jangan memaksakan diri jika belum ahli; mulai dari yang kita bisa, kemudian konsistenlah sampai terbiasa

    sebagai seorang influencer besar yang punya ratusan ribu pengikut di media sosial (anjay), aku pernah melewati masa di mana stress akan angka-angka yang perlahan mulai turun dan sudah tak lagi relevan akan zaman; sehingga aku mulai digantikan dengan yang lebih ahli dan yang bisa berinovasi. aku digilas oleh zaman, dan itu menyakitkan serta menyedihkan. berkali-kali…

  • 2025-07-22

    pelan-pelan, pasti bertumbuh. karena konsistensi tidak akan mengkhianati hasil

    segala hal yang tidak dilatih, akan menjadi kaku dan kemudian tak lagi bisa kita lakukan. dan sesuatu yang dilakukan tidak konsisten akan sulit mendapatkan hal-hal baik dalam kehidupan. itu yang menjadi peganganku sehingga aku kembali rutin menulis; menumpahkan apa yang ingin aku tumpahkan ke dalam sebuah tulisan. tidak perlu bagus, tertata, atau sesuai dengan ejaan…

  • 2025-07-22

    tak ingin terlibat jauh, tak ingin buat rusuh, hanya inginkan hidup tenang tanpa drama dan terganggu dengan prilaku orang lain

    perlakuan, omongan, dan gaya orang lain itu adalah hal-hal yang di luar kendali kita. meski ada hal-hal yang terkesan mengganggu, kita punya pilihan dan kendali untuk tidak terpancing dan kesal dengan segala hal yang di luar kuasa kita. beberapa waktu belakangan ini, aku mulai sadar akan satu hal; aku terlalu sering memperdulikan perasaan dan anggapan…

  • 2025-07-21

    jangan merasa setara kalau latar belakang kita bukan siapa-siapa; kedepankan etika di mana pun kita berada

    kita memasuki era di mana internet menjadi biang masalah dari banyak hal, termasuk etika dalam kehidupan bersosial. apa yang aku tuliskan di sini bukanlah hal yang baru, ini hanya sebagai pengingat diri sendiri untuk tetap menjunjung etika di mana pun kita berada agar hidup kita bisa berjalan baik dan baik-baik saja. ini bukan tentang generasi…

  • 2025-07-21

    jika kita diam tak bersuara ketika seseorang dikriminalisasi, cepat atau lambat kita bisa jadi korban berikutnya

    ada yang salah ketika seorang pejabat publik divonis empat tahun enam bulan penjara hanya karena menjalankan kebijakan yang sudah menjadi wewenangnya, tanpa ada bukti mens rea (niat jahat), dan tanpa ada satu rupiah pun yang masuk ke kantong pribadinya; dan yang lebih salah lagi saat semua itu terjadi karena ia berada di sisi yang bersebrangan…

  • 2025-07-20

    menghindari dead internet theory dengan berkarya yang jujur, jangan fokus viral, berilah manfaat sesuai isi kepala

    barangkali kamu pernah mendengar teori tentang kiamat dan kematian internet; sebuah kiamat besar yang menghadirkan sunyi dan hampa pada ruang digital kita. tidak hanya kehidupan palsu dari orang lain saja, tapi ‘manusia’ yang tidak ada wujudnya di dunia nyata pun juga ikut berkontribusi menghadirkan kebisingan-kebisingan yang terkesan asli. awal-awal, kita sukar membedakan. lama kelamaan, semua…

  • 2025-07-20

    pentingnya membangun pondasi yang kuat daripada fokus mencari validasi yang sifatnya sesaat

    akhir-akhir ini aku senang sekali aktif di threads, di sana vibes-nya seperti twitter awal-awal sebelum banyak orang yang sok asik dan sok pintar hadir mengacaukan dan tidak bisa menerima diskusi dengan pendapat yang berbeda (bisa jadi aku juga seperti itu). saat aku scroll lini masa threads, ada satu video yang berjudul ‘lifecycle of sunflower adorable’…

  • 2025-07-20

    beda pendapat, beda gerbong di politik adalah hal yang wajar. tapi mengkriminalisasi tom lembong hanya karena beda gerbong hal yang tak wajar. siapa yang punya niat jahat?

    negara ini terlalu lucu dan kita tentu sudah tidak terkejut melihat keanehan-keanehan yang tampak ditampilkan terang-terangan. sebagai orang yang di pemilu sebelumnya tidak menjadi bagian 58,6% dan memberikan suara lantang terkait hal-hal yang tidak sesuai dengan konstitusi dan demokrasi, jujur vonis yang dijatuhi pada Tom Lembong adalah kriminalisasi hukum karena Tom Lembong berada di kapal…

  • 2025-07-19

    rekan kerja bukan temanmu, jangan mencoba akrab terlalu jauh

    mau di manapun kita bekerja, entah di kantor, lapangan, perusahaan legal, ataupun ilegal, semuanya sama. jangan pernah menganggap rekan-rekan yang kita kenal di tempat kerja adalah teman; jangan terlibat terlalu jauh sampai menyentuh ranah-ranah personal. sebagai orang yang pernah bekerja di yayasan, korporasi, dan industri hiburan, hal yang penting untuk kita miliki adalah batasan. sebenarnya…

  • 2025-07-19

    belajar nulis lagi

    tiada hari tanpa belajar, jika kita ingin menjadi orang besar yang bukan memanfaatkan orang dalam, maka kita harus mengembangkan diri kita dengan terus mengosongkan gelas dan terus dihantui banyak rasa penasaran akan banyak hal. itu akan membuat kita terus belajar dan bertumbuh dari pengalaman. begitu juga dengan aku yang baru, aku akan terus belajar dan…

  • 2025-07-18

    selingkuh di konser coldplay

    semua laki-laki sama saja. kalau tidak monster, ya bajingan. barangkali kalimat itu sering kita dengar saat terjadi kasus perselingkuhan dan aku sendiri tidak menampik hal itu, karena memang umumnya yang terjadi seperti itu; laki-laki bisa menjadi seorang monster yang bisa menghancurkan masa depan seorang wanita dan bisa menjadi bajingan yang menyakiti wanita. bedanya di mana?…

  • 2025-07-18

    resah menjelang usia tiga puluh

    rabu lalu, setelah sekian lama, akhirnya aku kembali betukar cerita dengan bebet; seorang kenalan yang kukenal dari twitter dan akhirnya menjadi teman di dunia nyata. obrolan kami saat itu seputar keresahan menjelang usia tiga puluh yang hanya tinggal satu tahun lagi sejak aku menuliskan ini. yang buat resah semakin menjadi-jadi ialah kami belum menjadi apa-apa,…

  • 2025-07-18

    kembali pada blog pribadi

    terlalu perfeksionis itu memang baik, tetapi kalau skill kita belum mumpuni dan tak punya sumber daya yang besar, lebih baik lakukan saja yang bisa dilakukan. biarkan pengalaman yang buat kita tumbuh dan belajar secara perlahan. itu yang aku lakukan saat ini. aku kembali pada blog pribadi daripada pusing menulis di sana-sini yang berujung pada inkonsistensi.…

  • 2023-07-30

    jangan mengejar validasi

    Minggu pagi ini kumulai dengan bangun agak siang karena mataku yang baru bisa terpejam sekitar pukul setengah empat dini hari. Sebagai orang yang belakangan ini menjadi kaum morning person, aku cukup menyayangkan hal ini bisa terjadi. Untung saja tak ada aktifitas apapun hari ini selain bersantai menikmati hari libur yang sebenarnya tak pernah ada libur…

  • 2023-07-28

    tanda-tanda baik

    Kamu percayakan, selama kita yakin dan tak henti berusaha dengan penuh tenaga, hal-hal baik akan didatangkan pada kita. Ini yang aku rasakan hari ini. Meski saat ini aku sedang berada di ujung tanduk; antara harus mengakhiri semua kegiatanku di Pulau Lombok; karena makin ke sini duit semakin menipis, sedangkan pendapatan tak ada masuk sama sekali,…

  • 2023-07-27

    penulis gagal

    Aku sudah sering cerita kalau aku adalah penulis yang gagal meraih cita-cita. Terjebak di persimpangan jalan buat aku bingung hendak melangkah ke arah yang mana. Fokus menjadi penulis namun tak banyak dapatkan untung? Atau terus membuat konten-konten di sosial media demi mendapat pundi-pundi rupiah dari korporasi? Habis energiku merawat sosial media yang hanya seputar angka,…

  • 2023-07-05

    angka-angka yang membuat kita lalai

    Telah masuk kita pada era di mana untuk mendapat hormat dan dihargai oleh society, tak sekadar harta saja yang bisa kita andalkan, melainkan angka-angka di media sosial. Bukan hanya pengikut yang jadi patokan, namun juga seberapa bagus engagement yang kita dimiliki. Coba lihat tayangan-tayangan youtube sekarang. Sedikit sekali orang-orang yang membuat karya hiburan berkualitas. Semua…

  • 2023-07-04

    hal-hal buruk salahnya kita

    Mungkin kamu pernah mendengar kata-kata ini dari salah satu pemuka agama: “Yang baik-baik datangnya dari Allah, dan segala yang buruk datangnya karena salah manusia itu sendiri.” Bila sedikit kita telisik, kata-kata itu ternyata bersumber dari satu ayat di Al-Qur’an; tepatnya ada di surah An-Nisa ayat 79. Kata-kata yang kalau sekilas kita baca, ada kesan egois…

  • 2023-07-03

    membuat proposal hidup

    Belakangan, aku mulai mempertanyakan ‘apa sebenarnya yang aku inginkan dalam hidup?’ Sulit-sulit yang datang tiba-tiba, buat aku sakit kepala dan semakin hilang arah saja. Aku tahu, sulit-sulit ini bukan hadir tanpa sebab; semua hadir karena salahku tak bisa memprediksi dinamika kehidupan yang tak selalu berada di atas. Tapi sudahlah, itu telah berlalu dan sudah menjadi…

  • 2023-07-02

    setiap orang punya hak buat bersedih

    Jujur, sebenarnya aku enggak begitu mengerti kenapa orang-orang suka sekali menilai negatif hal-hal yang dilakukan orang lain. Perihal bersedih, misalnya. Kenapa orang-orang selalu menyepelekan kesedihan orang lain? Setiap kita bercerita sulit yang kita alami, misalnya; bukan afirmasi positif supaya kita lebih kuat dan tabah, tetapi malah perbandingan hidup yang berujung pada ceramah tentang bersyukur kalau…

  • 2023-07-01

    belum saatnya

    Seperti yang kuceritakan di tulisan sebelumnya, sudah hampir dua bulan aku berada di Lombok. Namun, dari semua rencana yang telah dirancang, belum ada satupun yang menunjukkan tanda-tanda baik. Sebenarnya, ada satu kesempatan yang datang; aku kembali ditawari menulis buku oleh Gagas Media. Sebetulnya sejak tahun lalu, namun kala itu ada insiden yang membuat mood-ku sedikit…

  • 2023-06-29

    pindah ke lombok

    Saat aku menulis ini, sudah hampir dua bulan aku berada di Pulau Lombok. Barangkali kalian sudah tahu kalau beberapa tahun belakangan ini aku sedang dilanda banyak bingung tentang diri sendiri; dan aku sudah cukup sering membicarakan hal ini lewat tulisan-tulisan yang ada di media sosial. Yup! Setelah bertahun-tahun bergelut dengan resah, gelisah, dan depresi ringan.…

  • 2023-06-13

    awal yang baru

    Karena ini adalah awal yang baru, mari kita mulai bagian ini dengan perkenalan singkat.

  • 2022-12-03

    orang itu bukan aku

    Cukup jauh jarak yang terbentang antara kita. Namun, bukan itu masalahnya. Ketidakmampuanku dalam berbagai hal, membuatku malu dan tak bisa bertarung dengan hidup yang makin hari kian berat dan terasa menyebalkan. Menyatakan rasa dan mengajakmu hidup bersama? Menghampirimu saja hatiku dikuasai rasa ragu.

  • 2022-11-25

    menyikapi kehilangan

    Ketika kehilangan sesuatu yang amat sangat kita sayang dan sesuatu yang telah dibangun dengan susah payah, pastinya kita akan dihadapi dengan kesedihan yang berkepanjangan. Tapi, bagaimana kita menyikapi setelahnya?

  • 2022-11-23

    aku layak nggak sih?

    Mendapatkan tawaran wawancara oleh salah satu stasiun televisi swasta Indonesia untuk program Youtube mereka membuatku minder dan bertanya-tanya “apakah aku layak menerimanya?”

  • 2022-11-21

    ribut-ribut perihal nafkah.

    Laki-laki tak melulu harus menjadi pencari nafkah dan perempuan tak melulu harus menjadi ibu rumah tangga. Sebuah perdebatan panas yang entah ke mana arahnya.

  • 2022-11-19

    jatah mantan.

    Sebrengsek-brengseknya manusia, adalah mereka yang melakukan ‘jatah mantan’ sebelum hari pernikahannya.

  • 2022-11-17

    patah ditinggal nikah.

    Kemarin malam, aku berbincang hingga pukul dua dini hari bersama teman-teman followers di Twitter. Salah satu dari mereka ada yang melempar tanya padaku perihal patah hati paling menyakitkan yang pernah kurasakan. Jujur, saat itu kepalaku kosong. Aku mendadak lupa kisah patah apa saja yang pernah kurasakan, apalagi yang paling menyakitkan. Akhirnya, aku menceritakan salah satu…

  • 2022-11-15

    pertama kali open bo, tapi tidak ngewe.

    Kenalkan, aku seorang pemuda dari kota M yang kini tinggal dan bekerja di kota B. Malam itu hujan. Udara dingin dan sepi menghadirkan gejolak yang tak biasa di tubuhku. Hmm, kenapa tulisan ini seperti cerita stensil yang ada di forum-forum ‘nakal’, yak? Hahahaha.

  • 2022-11-11

    wanita di kota hujan

    Pernah ada wanita cantik hadir di hidupku. Kami cukup dekat sekadar disebut teman. Aku lupa kapan tepatnya, tetapi kami bertemu dan berkenalan kali pertama dalam sebuah acara di Kota Hujan. Kala itu aku sedang mabuk demi menghilangkan canggung karena harus tampil di atas panggung, membacakan puisi tentang dua orang petani yang ditangkap atas tuduhan perampokan…

  • 2022-11-07

    bukan enggan mencari yang baru

    Bukan enggan mencari yang baru, hanya saja teralu malas untukberadaptasi (lagi) dengan orang baru.

  • 2022-08-01

    jangan beri ruang untuk tukang selingkuh

    Perselingkuhan tak ada habisnya, ia akan selalu ada dan terjadi berulang kali selama manusia tak bisa mengendalikan nafsunya.

  • 2022-07-24

    dahulu, aku kau banggakan

    Dahulu, aku kau banggakan.Kemudian, aku kau tinggalkan.Kini, kau ingin kembali pada hatiyang dahulu pernah kau hancurkan.Maaf, enggak dulu.

  • 2022-07-11

    jadi orang enggak enakan menyiksa juga, ya?

    Kamu, iya kamu. Orang yang suka ngerasa nggak enakan dan terlalu perasa yang selalu bisa memahami orang lain, namun sialnya jarang dipahami dan dimengerti oleh dunia. Tenang, jangan sedih. Karena kita sama.

  • 2020-10-19

    menghilang

    Jika kamu sedang membaca tulisan ini, mungkin aku sudah berada di suatu tempat yang mungkin tidak diketahui oleh banyak orang; kota, pulau atau bahkan desa terpencil di pedalaman negeri ini. Pun bisa juga sedang berada di tempat yang familiar di telinga manusia, namun nyaman untuk beberapa orang yang ingin menghilang sementara dari lelahnya menjalani rutinitas…

  • 2019-01-08

    cinta sekadarnya

    Hai kekasihku,berhentilah bersedih menangisi kepergianku.

  • 2019-01-04

    aku memang pengecut

    Aku memang pengecut.Dan aku bukan lelaki yang bertanggung jawab.

  • 2019-01-01

    jangan menungguku

    Jangan menungguku,aku belum tentu hadir menghampirimu.

  • 2018-09-23

    apa dan siapa

    Pada satu masa,aku berjalan tanpa rencana.Aku melangkahdengan langkah yang tak terarah.

  • 2018-09-08

    jika bukan aku

    Jika bukan aku,sama sekali tak masalah bagiku.

  • 2018-07-28

    menikah merampas merdeka

    Dalam fitur instastories pada media sosial instagram, aku unggah satu gambar yang di dalamnya terdapat foto mbah Soesilo Toer beserta kutipannya yakni “Aku merdeka dan aku tidak ingin lekas-lekas kemerdekaanku dirampas karena perkawinan.”

  • 2018-07-26

    kamu obatku.

    Ini adalah pertemuan kedua kita. 

  • 2018-07-22

    “sudah ada calon, belum?”

    Pagi ini, teman lama yang sudah lama tak berkomunikasi mengirimkan pesan melalui direct message media sosialku. 

  • 2018-06-17

    manusia berbahaya

    Malam hari yang sepi, gelap gulita menyelimuti sebagian dunia. Dalam kedinginan malam yang menusuk pori-pori, Caka berdialog dengan Kanta tentang apa yang diketahui Kanta mengenai seseorang yang berambisi menjadi orang nomor satu di sebuah negeri antah berantah.

  • 2017-09-17

    masjid kecil di stasiun tawang semarang

    Subuh, di Stasiun Tawang, Semarang.

Buat situs web atau blog di WordPress.com

  • Berlangganan Langganan
    • Jurnal Dayat Piliang
    • Sudah punya akun WordPress.com? Login sekarang.
    • Jurnal Dayat Piliang
    • Berlangganan Langganan
    • Daftar
    • Masuk
    • Laporkan isi ini
    • Lihat situs dalam Pembaca
    • Kelola langganan
    • Ciutkan bilah ini