-
Overthinking, sudah menjadi bagian dari masyarakat modern. Termasuk aku. Pada masa-masa quarter life crisis dulu, hampir setiap malam kepalaku penuh dengan pikiran, pertanyaan, dan bayangan akan masa depan. Rasa bingung itu kunikmati sendirian, sebab aku tak punya guru untuk membimbing dan ayah untuk mengarahkan. Maklum, aku lahir dari keluarga yang acak-acakan. Istilah kerennya, broken home, Read.
