mau di manapun kita bekerja, entah di kantor, lapangan, perusahaan legal, ataupun ilegal, semuanya sama. jangan pernah menganggap rekan-rekan yang kita kenal di tempat kerja adalah teman; jangan terlibat terlalu jauh sampai menyentuh ranah-ranah personal.
sebagai orang yang pernah bekerja di yayasan, korporasi, dan industri hiburan, hal yang penting untuk kita miliki adalah batasan.
sebenarnya tak hanya soal pekerjaan saja, untuk hal lain kita juga harus bisa dan tahu batasan serta bagaimana kita memposisikan diri pada suatu lingkungan baru. itulah modal utama kita untuk menyesuaikan dan ingin berperan menjadi apa kita di lingkungan tersebut.
jika kamu berada dalam lingkungan pekerjaan baru, pertama-tama yang dilakukan harus menyimak dan menyesuaikan. baca karakter orang-orang di sana dan harus bisa memposisikan diri kita seperti anak baru yang sopan tapi jangan sampai terlihat gampangan karena akan ada yang menjadikan itu celah untuk meremehkan kita seolah-olah kita anak bawang dan merasa setara (jika kita punya skill dan latar belakang hebat) padahal latar belakangnya biasa saja.
selanjutnya, biarlah mengalir apa adanya. tetapkan batas antara pekerjaan dan hal-hal personal. jika kamu memang punya skill yang canggih, fokus saja pada pekerjaanmu dan jangan terlalu terlibat pada percakapan yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan. sesekali boleh, tapi tetap jaga batasan dan jangan berlebihan.
kenapa? ini semua demi menghindari drama-drama di lingkungan tersebut. karena umumnya drama yang terjadi di lingkungan pekerjaan adalah hal-hal yang berkaitan dengan personal. seringnya seperti itu, sedikit sekali drama di kantor terjadi karena pekerjaan itu sendiri. umumnya karena saling sensi dan akhirnya orang-orang yang tidak bisa profesional melibatkan hal-hal personal ke dalam pekerjaannya. jadi daripada terlibat pada drama-drama yang tidak penting, jangan terlalu larut dalam obrolan di luar pekerjaan.
kalau kamu mau berperan sebagai orang yang pendiam dan hanya bicara atau bergerak jika ada urusan dengan pekerjaan, itu lebih baik lagi.
kita harus tebal telinga juga. abaikan omongan orang tentang kita, jangan terlalu terpancing emosi. karena dalam kehidupan ini, siapa sih yang tidak ngomongin manusia lain. orang yang tidak aneh-aneh saja bakal ada saja yang ngomongin. jadi, daripada melibatkan diri pada perasaan-perasaan emosional sesaat, lebih baik tebal telinga dan jangan gampang terpancing dengan omongan.
jika berperan sebagai orang yang pendiam, omongan yang akan kita dapatkan adalah “anaknya sombong banget ya”, sudah paling itu saja dan tidak akan lebih dari itu. kalau ada, ya memang lingkungannya saja yang terlalu toksik wkwkwk
tapi tetap, urusan pekerjaan dan aturan kantor jangan sampai terlewat atau dilanggar. kerjakanlah pekerjaan kita sesuai dengan jobdesk dan bersikaplah profesional dalam hal apapun termasuk aturan kantor. tujuannya biar menghindari sentimen dari rekan kerja yang lain.
jika hal-hal itu kamu lakukan, maka tak ada celah dan alasan kuat orang-orang untuk mencari masalah denganmu. karena kalau ada, sudah pasti orang yang mencari masalah itu yang salah.
baiklah, itu saja catatan yang bisa kutulis hari ini.
intinya, bekerja sewajarnya, bersikap sepatutnya, dan hindari hal-hal personal atau terlibat terlalu dalam dengan rekan-rekan kerja di luar pekerjaan; ini akan menjaga kita dari drama-drama yang tidak penting.
Dayat Piliang

Tinggalkan komentar