terlalu perfeksionis itu memang baik, tetapi kalau skill kita belum mumpuni dan tak punya sumber daya yang besar, lebih baik lakukan saja yang bisa dilakukan. biarkan pengalaman yang buat kita tumbuh dan belajar secara perlahan.
itu yang aku lakukan saat ini.
aku kembali pada blog pribadi daripada pusing menulis di sana-sini yang berujung pada inkonsistensi.
di blog pribadi ini, aku bisa mengatur apapun sesukaku.
menulis tanpa standar ejaan yang disempurnakan? bisa. menulis huruf kecil semua dengan format tulisan acak? bisa! namanya juga blog pribadi, akan kujadikan ini semacam catatan harian; menumpahkan apa saja dan sesukaku. tanpa peduli standar ini dan itu.
bahkan mau menulis sependek ini dan serandom ini juga bisa.
menutup tulisan seperti ini juga bisa, wkwkwkwk
bye!
Dayat Piliang

Tinggalkan komentar