Saat aku menulis ini, sudah hampir dua bulan aku berada di Pulau Lombok.
Barangkali kalian sudah tahu kalau beberapa tahun belakangan ini aku sedang dilanda banyak bingung tentang diri sendiri; dan aku sudah cukup sering membicarakan hal ini lewat tulisan-tulisan yang ada di media sosial.
Yup! Setelah bertahun-tahun bergelut dengan resah, gelisah, dan depresi ringan. Akhirnya kuputuskan membuat langkah baru; langkah yang bagiku cukup besar; kembali memulai perjalanan berpindah tempat untuk sementara waktu; yang belum bisa kutentukan kapan akan diselesaikan. Saat ini, aku sedang mencoba menetap untuk tiga bulan. Bisa lebih, bisa tidak. Tergantung bagaimana kondisi hidup dan kondisi keuangan juga tentunya.
Sejauh ini, semua berjalan tidak begitu lancar. Tapi tak apa, namanya juga masih baru mencoba. Kan kita perlu waktu untuk menata apa-apa saja yang sebelumnya hancur luluh-lantak. Bukankah proses tak selalu bisa instan, bukan? Kita perlu punya banyak sabar.
Kadang, kita perlu punya sedikit berani membuat keputusan besar. Meskipun apa yang kita pilih belum tentu akan berhasil nantinya, setidaknya kita sudah mencoba, kan? Itu yang menjadikan manusia punya harga dan nilai. Kita mesti terus melangkah meskipun banyak salah-salah.
Ditambah lagi, kan aku seorang penulis. Bukankah mestinya aku harus punya banyak berani melakukan banyak hal? Gagal pun menjadi cerita.
Berangkat dari situ, dan berangkat keinginan untuk sembuh dengan memperbaiki hidup, kumulai langkah baru yang sejauh ini belum berjalan baik.
Ya, semoga saja ada banyak hal-hal baik untuk kita.
Kalau kamu gimana?
Punya beraninya?
Tinggalkan komentar